Rabu, 22 Februari 2017

Nostalgia game Shadow of Colossus

Kalau nostalgia tentang game - game PS2 tepatnya 15 tahun yang lalu, pasti kenal dengan game yang namanya Shadow of Colossus. Yap, game buatan Team ICO ini memang merupakan salah satu game yang paling diingat oleh anak tahun 90-an. Yang membuat game ini menarik adalah game ini hanya berisikan Bos Battle tanpa adanya musuh - musuh keroco yang jelas sangat mengganggu. Selain dari segi gameplaynya dan estetikanya yang unik, game ini juga bisa membuat pemain merasakan perasaan tertentu. Jika dalam game ICO memberikan perasaan hangat antar dua karakter, di game ini kamu akan merasakan kesepian dan kekaguman terhadap luasnya daerah yang ada pada game tersebut. Bukan kebetulan game tersebut menjadi salah satu game terbaik sepanjang masa.

Shadow of Colossus dikembangkan oleh tim ICO di bawah Sony Japan Studio yang merupakan penerus spiritual dari ICO, salah satu game terbaik yang pernah dirilis 17 tahun yang lalu.

Petualangan yang hanya berisi BOS BATTLE 


Shadow of Colossus di mulai dengan seorang pria bernama Wander yang kecewa dan marah karena kekasihnya Mono mati karena suatu ritual yang dilakukan di desanya. Akhirnya ia pergi ke suatu tempat misterius tak berpenghuni dengan menunggangi kudanya yang bernama Agro sambil membawa kekasihnya itu. Sesampai di tempat itu Wander menemukan sebuah kuil kemudian meletakan Mono di sebuah altar yang ada di dalam kuil tersebut. Lalu Wander meminta tolong pada entitas misterius untuk menghidupkan kembali kekasinhya. Akhirnya entitas itu mengabulkan permintaan Wander dengan sebuah perjanjian, jika Wander berhasil membunuh 16 colossus yang ada, maka entitas itu akan menghidupkan kembali Mono. Akhirnya Wander pun menyetujui syarat itu dan mulai berpetualng bersama kuda kesayanganya untuk mencari ke-16 colossus tersebut lalu mengalahkanya.



Salah satu hal yang paling menantang dalam game tersebut kita harus mencari cara untuk naik ke tubuh colossus yang cukup besar tersebut. Dengan hanya di bekali pedang dan sebuah busur, kita ditantang untuk membunuh para colossus. Setiap colossus mempunya satu sampai tiga titik lemah di tubuhnya. Titik lemah tersebut dapat di ketahui karna titik lemah tersebuat mengeluarkan simbol berwarna biru menyala.

Karya seni yang luar biasa



Dilihat dari segi visual, Shadow of Colossus yang dirilis di penhujung kejayaan PS2 ini benar - benar memaksimalkan kekuatan console ini, ini juga di dukung dengan art direction yang sangat epic. Kualitas tinggi yang dimiliki versi PS2 tentunya meningkat begitu game ini mendapatkan remaster HD untuk PS3 pada tahun 2011 silam.

Perasaan yang diberikan


Seperti yang saya bilang tadi, game ini juga memberikan pemainya perasaan tersendiri seperti kagum akan luasnya daratan yang ada dalam game ini, kesepian karena hanya kudanya satu - satunya teman yang menemani Wander mengalahkan para colossus, dan masih banyak yang lainya.

Jika kamu ingin memainkan game ini lagi, kamu masih bisa membelinya. Shadow of Colossus dirilis untuk PS2 kemudian dirilis dalam resolusi HD untuk PS3. Versi visik game ini digabug dengan ICO, sedangkan versi digitalnya bisa dibeli secara terpisah.

PlayStation Store (US)  : Shadow of the Colossus, $19,99 (sekitar Rp                                                237.000)


PlayStation Store (Asia):Shadow of the Colossus, Rp 116.000 

Shadow of Colossus Gameplay ( 5th Colossus )




2 komentar: